Pencemaran CO2 di Udara Cetak Rekor Tertinggi pada 2010

imgPeringatan bahwa temperatur Bumi akan semakin panas bukan isapan jempol, sebab pencemaran CO2 terus meningkat belakangan ini. Bahkan pada tahun 2010, emisi gas pemicu efek rumah kaca ini mencapai rekor tertinggi yakni 30,6 Gigaton.

Data ini terungkap dalam pertemuan International Energy Agency (IEA) yang berlangsung pada November-Desember 2010 di

Cancun, Meksiko. Dalam pertemuan tersebut, para peserta yang merupakan perwakilan berbagai negara sepakat membatasi peningkatan suhu Bumi maksimal 2'C.

Emisi gas karbondioksida (CO2) sebesar 30,6 Gigaton (Gt) merupakan rekor tertinggi selama ini, 5 persen lebih tinggi dari rekor tahun 2008 yakni 29,3 Gt. Padahal menurut IAE, emisi gas CO2 sempat turun pada 2009 menyusul krisis minyak di banyak negara.

Sisa pembakaran minyak memang memberikan kontribusi cukup besar pada pencemaran CO2 di udara, yakni sebesar 36 persen. Namun penyumbang terbesar emisi CO2 adalah sisa pembakaran batubara, yakni 44 persen sementara dari pembakaran bahan bakar gas hanya 20 persen.

Berdsasarkan perbandingan jumlah partikelnya, emisi CO2 pada tahun 2010 adalah 450 part per million (ppm). Angka ini juga mengalami peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan data yang dirilis tahun tahun 2000, yang masih tercatat sekitar 430 ppm.

"Sulit dipercaya, dunia telah mengalami tingkat pencemaran yang luar biasa dan tidak seharusnya terjadi sebelum tahun 2020," ungkap salah satu juru bicara IAE, Faith Britol seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Rabu (1/6/2011).

Emisi gas CO2 sering disebut sebagai gas rumah kaca karena sifatnya mampu menahan pelepasan panas dari permukaan bumi. Akibatnya adalah pemanasan global atau peningkatan suhu di seluruh permukaan Bumi, seperti sedang berada di sebuah rumah kaca.

0 komentar:

Posting Komentar

Banner

create your own banner at mybannermaker.com!
Tukeran Link Yuk Gan...!
create your own banner at mybannermaker.com!